KEKUATAN DAN KELEMAHAN, PELUANG SERTA ANCAMAN KOPERASI DI ERA MILENIUM


KEKUATAN DAN KELEMAHAN, PELUANG SERTA ANCAMAN KOPERASI DI ERA MILENIUM

Sejak zaman dulu kita sebagai Warga Negara Indonesia pasti sudah diajarkan  tentang koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Bapak Mohammad Hatta pernah menyatakan perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan. Koperasi merupakan suatu lembaga ekonomi yang sangat di butuhkan dan penting untuk diperhatikan karena koperasi merupakan suatu alat bagi orang-orang yang ingin meningkatkan taraf hidupnya. Sejarah perkembangan koperasi bentuk kerjasamanya ada dua yaitu kerjasama sosial dan kerjasama ekonomi. Kerjasama sosial di Indonesia sama tuanya dengan peradaban negara kita, bagian dari adat istiadat berupa kegiatan gotong royong di dalam lingkungan masyarakat. Pada zaman sekarang di era modern kegiatan gotong royong sudah jarang di temukan di lingkungan perkotaan, tapi kegiatan gotong royong ini masih kental di area pedesaan. Disinilah munculnya kekuatan, kelemahan koperasi beserta peluang dan ancamannya.

Kekuatan koperasi
            Pembangunan koperasi mengalami kemajuan yang cukup mengembirakan jika diukur dengan jumlah koperasi, jumlah anggota, aktiva dan volume usaha. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa kekuatan koperasi antara lain :                                                                                                                  1. Membangun dan mengembangkan potensi dan kemampuan ekonomi anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan sosialnya.                      2. Berperan serta aktif dalam upaya mempertinggi kualitas kehidupan manusia dan masyarakat.           3. Memperkokoh perekonomian rakyat sebagai dasar kekuatan dan ketahanan perekonomian nasional.                                                                                                                                                    4. Berusaha untuk mewujudkan dan mengembangkan perekonomian nasional yang merupakan usaha bersama atas asas kekeluargaan dan demokrasi ekonomi.

Setelah itu koperasi akan mandiri, mampu bersaing dengan kekuatan eonomi lainnya, mampu memproduksi produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar di dalam maupun di luar negeri. Untuk itu diperlukan komiten yang kuat untuk membangun koperasi yang mampu menolong dirinya sendiri sesuai dengan jati diri koperasi. Hanya koperasi yang bisa berkembang pesat melalui praktek nilai koperasi yang akan mampu bertahan dan mampu memberikan manfaat bagi anggotanya.
Rencana  koperasi pada masa datang dapat dilihat dari banyaknya jumlah koperasi, jumlah anggota dan jumlah manajer, jumlah modal,volume usaha dan besarnya SHU yang telah dihimpun koperasi, sangat prosfektif untuk dikembangkan. Model pengembangan koperasi pada masa datang yang ditawarkan adalah mengadopsi koperasi yang berhasil seperti Koperasi Kredit, Koperasi simpan pinjam dan lainnya dan Model Pengembangan Pemecahan Masalah sesuai dengan kondisi koperasi seperti penataan kelembagaan koperasi yang tidak aktif dan koperasi aktif tidak melaksanakan RAT. Untuk memberdayakan koperasi baik yang sudah berjalan dan tidak aktif perlu dibangun sistem pendidikan yang terorgniser dan harus dilaksanakan secara konsesten untuk mengembangkan organisasi, usaha dan mampu bersaing dengan pelaku usaha lainnya.Inilah salah satu nilai koperasi yang tidak ada pada organisasi lain yang perlu terus dilaksanakan dan dikembangkan. Karena pembangunan koperasi adalah proses memerlukan waktu panjang, konsestensi, komitmen dan kesabaran yang cukup tinggi. Koperasi tidak bisa dibangun dalam waktu singkat.
Pada jaman era milenial sekarang, para pemuda erat sekali kaitannya dengan media digital. Sosial media seperti sudah menjadi konsumsi sehari-hari mereka. Disinilah peran pemuda dapat berguna untuk ikut serta mensosialisakan koperasi agar dapat dikenal dengan lebih luas lagi dengan cara berbeda yang jauh lebih baik. Koperasi pun dapat diuntungkan dengan :
  • penyebarluasan praktek tata kelola koperasi yang baik melalui teknologi informatika
  • para pemuda dan mahasiswa menjadi creator dalam mencitakan karya kreatif mereka dan disebarluaskan melalui teknologi  informatika
  • pemuda membuat konten animasi keberhasilan koperasi dan diviralkan melalui akun youtube mereka
  • menciptakan iklan yang menarik bagi koperasi yang perlu ditingkatkan brandnya
  • dengan kreatifitas pemuda dapat membuat tagline yang inovatif dan informatif tentang koperasi
  • menciptakan aplikasi-aplikasi yang bermanfaat untuk kemajuan bisnis koperasi
  • menjadi motivator bagi pemuda lainnya.
Karena koperasi itu adalah usaha masa depan, maka sudah seharusnya pemuda sebagai generasi penerus bangsa menjadi koperasi sebagai masa depan mereka. Konsep koperasi yang post revolutionary yang artinya adalah meniadakan konsep buruh dan majikan melainkan menjadi konsep mitra cocok untuk pemuda generasi milenials yang cenderung ingin bebas berkreasi. Oleh sebab itu generasi milenials dapat menjadi penggerak bagi koperasi di masa depan.



Kelemahan koperasi
koperasi masih memiliki berbagai kendala untuk pengembangannya sebagai badan usaha. Hal ini perlu memperoleh perhatian dalam pembangunan usaha koperasi pada masa mendatang.  Peran koperasi dalam perekonomian Indonesia paling tidak dapat dilihat dari:                                              (1) kedudukannya sebagai pemain utama dalam kegiatan ekonomi di berbagai sektor                        (2) penyedia lapangan kerja yang terbesar                                                                                            (3) pemain penting dalam pengembangan kegiatan ekonomi lokal dan pemberdayaan masyarakat       (4) pencipta pasar baru dan sumber inovasi                                                                                              (5) sumbangannya dalam menjaga neraca pembayaran melalui kegiatan ekspor.
Pada masa ini pembangunan koperasi kurang mendapat perhatian karena koperasi kurang memperlihatkan kinerja dan citra yang lebih baik dari masa sebelumnya.Keadaan ini merupakan salah satu bukti bahwa komitmen pemerintah masih kurang dalam pembangunan koperasi. Pembangunan adalah suatu proses yang harus berkelanjutan dan tersistem. Berikut ini adalah faktor-faktor yang banyak terjadi dalam kegagalan sebuah koperasi :
  1. Keterbatasan dibidang permodalanBagi koperasi yang baru saja berdiri mungkin akan mengalami sedikit kesulitan modal untuk dapat berkembang.
  2. Daya saing lemah. Jika dibandingkan dengan badan usaha besar lainnyalainnya koperasi bisa dikatakan kalah bersaing dengan mereka.
  3. Rendahnya kesadaran berkoperasi pada anggota. Tidak semua anggota koperasi memiliki kesadaran penuh dalam berkoperasi, seperti tidak menyetorkan Iuran wajib terhadap koperasi.
  4. Kemampuan tenaga professional dalam pengelolaan koperasi. Sumber Daya Manusia yang tersedia terkadang kurang memiliki keahlian sehingga menyebabkan  Kurangnya kerja sama antara pengurus, pengawas dan anggotanya dan masalah lainnya.




Peluang koperasi
            Pada masa sekarang secara umum koperasi mengalami perkembangan cukup pesat. koperasi, usaha mikro, kecil dan menengah sangat strategis dalam perekonomian nasional, sehingga perlu menjadi fokus pembangunan ekonomi nasional pada masa mendatang. Pemberdayaan koperasi secara terstruktur dan berkelanjutan diharapkan bisa mampu menyeimbangkan struktur perekonomian nasional, mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional, mengurangi tingkat pengangguran terbuka dan menurunkan tingkat kemiskinan.  Pemberdayaan koperasi juga akan meningkatkan pencapaian sasaran di bidang pendidikan, kesehatan, dan indikator kesejahteraan masyarakat Indonesia lainnya. Koperasi yang sudah dibangun selama ini juga jumlahnya sudah cukup besar. Jumlah ini merupakan aset yang harus dipelihara dan diberdayakan agar dapat berkembang  untuk membantu pemerintah untuk memerangi kemiskinan dan menyediakan lapangan kerja. Jika sekarang masih banyak koperasi yang tumbuh belum mampu mencapai tujuan bersama anggotanya,mereka harus diberdayakan melalui pendidikan.
            Pendidikan adalah usaha sadar untuk meningkatkan kemampuan memahami jati diri dan menerapkannya. Disinilah peranan pihak ketiga termasuk pemerintah untuk dapat membangun mereka mencapai tujuannya baik sebagai mediator,fasilitator maupun sebagai kordinator. Dengan demikian pembangunan koperasi perlu diteruskan, karena pembangunan adalah proses, memerlukan waktu dan ketekunan serta konsisten dalam pelaksanaan untuk mengatasi semua masalah yang muncul seperti masalah kemiskinan , jumlah pengangguran. yang semakin banyak. Perkembangan koperasi secara nasional di masa datang diperkirakan menunjukkan peningkatan yang drastis.
Anak milenial kalo diajak berbisnis pikirannya pasti duit duit dan duit, Semuanya juga begitu sih. Tapi kalau jiwanya udah jiwa bisnis pasti tidak langsung melihat keuntungan karena yang paling penting adalah sebuah prosesnya “Tiada hasil tanpa sebuah proses” jadi intinya semua butuh proses. Dengan berkembangnya teknologi yang membuat semakin mudahnya membangun jaringan-jaringan produksi, distribusi dan permodalan yang semuanya pasti generasi milenial bisa melakukannya. Ditambah dengan anggota yang memiliki sifat kekeluargaan saya yakin koperasi bisa sesuai dengan visi misinya. Sudah banyak Koperasi yang memiliki omset milyaran rupiah di Indonesia. Dan pastinya jika Koperasi sudah sebesar itu omsetnya bisa mengembangkan sayap seperti mengembangkan usaha itu ke tempat yang berbeda dan mengembangkan keanggotaannya.



Ancaman koperasi
            Ancaman koperasi merupakan ancaman yang serius bila tidak diatasi sedini mungkin. Diantaranya adalah sulit menciptakan keamanan lingkungan jika masyarakat hidup dalam kemiskinan dan tingkat pengangguran yang tinggi. Sulit mewujudkan demokrasi yang baik jika terjadi ketimpangan ekonomi di masyarakat, serta sulit mewujudkan keadilan hukum terjadi tidak stabilnya  penguasaan sumberdaya produktif masih sangat nyata. Lalu ada juga  menurut Undang-Undang tentang koperasi, mestinya negara melindungi koperasi dari praktik ekonomi liberal yang dilakuikan lembaga keuangan makro dengan memasuki pasar mikro. Tapi nyatanya dibiarkan saja. Dengan modal kuatnya, koperasi kita tidak bisa melawan kapitalis-kapitalis ini.  hampir tidak ada yang bisa. Hingga menyebabkan kekurangna modal pada lembaga keuangan makro ini. Lalu,koperasi sering tersandung masalah likuiditas,kemudian dibiarkan bertarung dengan raksasa ekonomi ini.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Identifikasi, Pengenalan koperasi dan Mekanisme Pasar

About TOEFL