Daubert Case, Tugas Akuntansi Forensik & Audit Investigasi

Nama    : Galuh Sekar Kinanti

Npm      : 22217484

Kelas     : 4EB04    

Tentang Daubert: Informasi seputar Aturan Bukti Federal

Apa yang dimaksud dengan standar Daubert?

Standar Daubert mengakomodasi proses untuk hakim pengadilan federal Amerika Serikat dalam mengevaluasi kredibilitas saksi ahli yang memberikan pernyataan kepada juri dalam pengadilan. Mahkamah Agung Amerika Serikat mewajibkan pengadilan bertindak sebagai “penjaga gerbang” informasi ilmiah agar kesaksian pakar yang tidak dapat diandalkan tidak disampaikan ke hadapan juri.

Apa proses yang digunakan untuk menjamin standar Daubert terpenuhi?

· Saat kasus dibawa ke pengadilan, pihak penggugat atau tergugat (pihak yang mengajukan kasus atau melakukan pembelaan terhadap klaim) dapat memilih ahli yang akan bersaksi terkait topik yang relevan dengan gugatan.

· Masing-masing pihak harus membuktikan bahwa ahli yang ditunjuk berkualifikasi untuk memberikan kesaksian yang andal dan kredibel terkait suatu masalah. Para ahli menulis “laporan ahli” yang memerinci kesimpulan mereka.

· Pihak lawan dapat mempertanyakan hasil laporan ahli tersebut dalam proses yang disebut deposisi.

· Berdasarkan laporan ahli dan deposisi, pihak lawan dapat meminta hakim mengecualikan sebagian atau seluruh kesaksian yang diajukan oleh ahli tersebut.

· Hakim dapat mengambil keputusan ini dengan meminta para pihak menjabarkan kedudukan mereka dalam pernyataan hukum. Hakim juga dapat memimpin proses sidang Daubert – “pengadilan singkat” saat calon ahli menjalani pemeriksaan oleh kedua belah pihak.

· Setelah sidang ini, hakim memutuskan jika ahli diizinkan bersaksi dalam pengadilan, bersaksi dengan batasan tertentu, atau tidak diizinkan bersaksi.

· Proses ini memastikan agar juri tidak menerima kesaksian yang tidak dapat diandalkan dari orang yang ditunjuk sebagai ahli.

Standar apa yang digunakan hakim untuk mengevaluasi jika saksi diizinkan memberikan kesaksian?

Berdasarkan standar Daubert, ahli harus memenuhi syarat, dan kesaksian mereka harus dapat diandalkan serta relevan. Semua ahli – tidak hanya ilmuwan – harus memenuhi standar ini sebelum diizinkan bersaksi.

· Ahli harus Memenuhi Syarat agar dapat bersaksi berdasarkan pengetahuan, keterampilan, pengalaman, pelatihan, atau pendidikan mereka.

· Kesaksian ahli harus Dapat Diandalkan, terutama diukur berdasarkan lima faktor:

1) Apakah teori atau metode ahli tersebut pernah diuji oleh ilmuwan lain? Apakah teori atau metode tersebut dapat diuji?

2) Apakah teori tersebut pernah menjalani “kajian bersama (peer review)” oleh pakar lain di bidang yang sama?

3) Apakah ada kemungkinan teori tersebut memberikan hasil yang salah atau memiliki tingkat kesalahan yang tinggi?

4) Apakah ada standar untuk mengendalikan cara kerja metode guna menjaga konsistensi?

5) Apakah teori telah diterima secara luas dalam komunitas ilmuwan atau digolongkan sebagai teori nonpopuler?

· Kesaksian ahli harus Relevan dengan argumen kasus serta membantu juri memahami bukti dan mengambil keputusan. Hakim tidak ingin membuang waktu atau membingungkan juri dengan informasi yang tidak relevan dengan kasus.

· Selain itu, pengadilan mempertimbangkan apakah teori ahli mengandung spekulasi, waktu yang dihabiskan ahli untuk mempertahankan opini tersebut, dan apakah ahli telah mempertimbangkan adanya penjelasan alternatif sebelum mengemukakan opini mereka.

 

Sumber : Komunikasi Rahasia Pengacara/Klien DRAF DISUSUN ATAS PERMINTAAN PENASIHAT PADA 10/18/2019 12:32 PM

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Identifikasi, Pengenalan koperasi dan Mekanisme Pasar

About TOEFL